Hari
itu hujan deras, saya menunggunya dengan harap-harap cemas.Tidak ada
informasi dimana keberadaannya. Setelah menunggu agak lama, akhirnya ia
datang juga, dengan jaket yang sudah basah kuyup. Setelah mengganti
pakaian, ia kemudian mengeluarkan sesuatu dari tasnya, saya berdebar
ngarep, apa ini?
Dan ternyata itu adalah tas yang saya taksir. Cerita tas ini cukup bikin keringatan, sangking naksirnya, saya sampai thawah mengelilingi lemari tempat tas itu di pajang. Ia bertanya singkat..
“suka?”
Saya jawab singkat juga “ia, tapi..”
Dibalasnya lagi.. “saya beliin ya?”
Saya diam kemudian bilang “nggak usah, sayang uangnya”
Setelah itu saya nanya lagi... “cantikan yang biru atau yang krem”
“yang krem cantik” jawabnya
Saya mengiyakannya.
“Ya udah saya beliin ya” tanyanya lagi.
“Iya, eh tapi nggak usah deh, sayang uangnya, nanti aja” saya menjawab tawarannya sambil nanya ke mbaknya spg, ada stok warna lain atau tidak.
Setelah itu, saya kemudian berpindah ke tas yang lain, memilah milih, lalu bilang ke dia bahwa “dari semua tas ditempat ini, itu yang paling saya suka”
Ia mengangguk.
Lagi-lagi ia menawari “ya udah beli aja ya?”
“Nggak deh, nanti aja, sayang uangnya” Saya menjawab sambil berjalan meninggalkan toko tas itu.
Dan ternyata itu adalah tas yang saya taksir. Cerita tas ini cukup bikin keringatan, sangking naksirnya, saya sampai thawah mengelilingi lemari tempat tas itu di pajang. Ia bertanya singkat..
“suka?”
Saya jawab singkat juga “ia, tapi..”
Dibalasnya lagi.. “saya beliin ya?”
Saya diam kemudian bilang “nggak usah, sayang uangnya”
Setelah itu saya nanya lagi... “cantikan yang biru atau yang krem”
“yang krem cantik” jawabnya
Saya mengiyakannya.
“Ya udah saya beliin ya” tanyanya lagi.
“Iya, eh tapi nggak usah deh, sayang uangnya, nanti aja” saya menjawab tawarannya sambil nanya ke mbaknya spg, ada stok warna lain atau tidak.
Setelah itu, saya kemudian berpindah ke tas yang lain, memilah milih, lalu bilang ke dia bahwa “dari semua tas ditempat ini, itu yang paling saya suka”
Ia mengangguk.
Lagi-lagi ia menawari “ya udah beli aja ya?”
“Nggak deh, nanti aja, sayang uangnya” Saya menjawab sambil berjalan meninggalkan toko tas itu.


